Home » » Antara Senyum dan Mata Sayu

Antara Senyum dan Mata Sayu

Ingin rasanya aku menulis tentangnya
Sekedar untuk ungkapan tentang mata yang sayu
Mulutku terasa kelu.
Tak ada kata-kata.
Ku coba untuk bertanya dan membiarkan hati ini mengukapkan rasa.
Senyum masih hadir diantara mata yang sayu.
Kaki ini tak sanggup lagi untuk melangkah.
Hati kian bimbang dengannya.
Dan aku tak sanggup untuk.
Mungkin benar ungkapan tentang hati tak pernah memilih. Tapi, ia tau dimana tempat berlabuh.
Tapi, kapan hati akan berlabuh.
Jika waktu menyibakkan dengan sendirinya.
Saat gerimis di pagi hari
Setelah melawati gelap
Gelap yang tak pernah tau ujungnya
Yang membuatku tak berdaya menghadapi semuanya.
Tubuhku gemetar dengan hati yang kian membeku.
Aku tak sanggup dan menyerah.
Maaf atas kata yang kian tak bermakna
Maaf atas kata yang telah menghilangkan makna
Maaf atas semua rasa yang kian semu.
Maaf atas apa saja.
Karena bagaimana mungkin aku mampu, saat senja aku masih menyaksikan seyum.
Dan heningnya malam telah bertautannya antara mata yang indah dengan senyum.
Karena aku masih menikmati ketika memegang gelas.
Walau ku tau gelas tersebut kian retak.
Dan akankah hancur
Karena waktu yang akan menjawab.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

1 komentar:

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. vepiTouring... - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger